Setahun Makassar Tidak Kasar.

Setahun yang lalu ada banyak momen menarik ketika roadshow Pesta Blogger 2010 dilaksanakan di Makassar. Sebagai tuan rumah dan menjadi kota pertama, kami berniat melakukan yang terbaik. Atas dasar kecintaan kami terhadap kota Makassar, akhirnya kami memutuskan mengangkat tema Makassar Tidak Kasar. Sebagai bentuk perlawanan dari berita yang ada di media. Makassar Tidak Kasar kemudian hadir memberikan berita positif.

Makassar Tidak Kasar

Ide gerakan ini sebenarnya hadir dari kegelisahan seorang teman. Entah di televisi, Koran, ataupun media lainnya semuanya memberitakan Makassar tawuran. Dia ingin mengajak kita melihat warna lain dari Makassar. Berasal dari hal-hal kecil saja.

Dalam diskusi yang dihelat di Dapur Makassar, setahun yang lalu semuanya sepakat bahwa siapa lagi yang bisa memberikan warna yang bagus tentang Makassar selain warganya sendiri? Ketika semua orang berdebat untuk mencari akar permasalahan tentang wajah Makassar yang selalu β€œrusak” di media, maka benang kusut itu tidak pernah terurai dengan benar. Bagaimana membuat wajah Makassar menjadi lebih baik lagi kedepan, itu yang paling penting.

Aan Mansyur, sebagai penggagas awal dalam Diskusi Makassar Tidak Kasar

Sederhana memang, apa yang dilakukan oleh teman-teman Makassar Tidak Kasar. Melalui akun @mkstdkksr mereka berbagi informasi yang kecil tapi seringkali penting dan terlupa tentang kota kita. Tentang kemacetan di beberapa ruas jalan, atau tentang aktivitas warga masyarakat di beberapa sudut kota dan di waktu yang spesial pula.

Tidak mudah memang menjadikan satu akun sebagai counter attack dari semua pemberitaan mengenai Makassar. Tapi setidaknya melalui akun atau gerakan ini, awareness yang ingin dibangun mengenai memiliki rasa cinta Makassar bisa sampai kepada semua orang. Bisa memberikan kontribusi sekecil apapun yang membuktikan bahwa Makassar adalah kota nyaman dan bersahabat.

Mungkin ini bukan perayaan ulang tahun, tapi setidaknya setahun yang lalu ada beberapa orang menyatakan pendapatnya, menyatakan keraguan, kekaguman tentang Makassar dan niat itu akan terus dilanjutkan oleh teman-teman yang mau peduli tehadap Kota Makassar. Karena Makassar Tidak Kasar!

You may also like

2 Comments

Leave a Reply