Cee Lo Green – What Part Of Forever

Imagine eternity
doesn’t seem that long
They say nothing lasts forever
We’ll have to prove them wrong

What part of forever
Don’t you understand?

*karir pemegang 5 grammy award ini tidak bisa dianggap remeh. Cee Lo Green tahu dimana ranah kekuasaannya dalam memainkan sampling lagu yang terkesan megah, kuat, tapi tidak terdengar tua. Selepas kiprahnya dari Gnarls Barkley, Cee Lo Green seolah-olah meroket dengan karya-karya yang mengagumkan. Terutama ketika singe F**k You dirilis dan mendapat protes dimana-mana. Track ini diambil dari soundtrack film Twilight Saga : Eclipse, dan menjadi salah satu karya terbaiknya.

Continue Reading

Cee Lo Green – Forget You

trackoftheday

Judul asli track ini sebenarnya F**k You. Sebuah judul yang pastinya akan mendapat protes dimana-mana. Akhirnya untuk pemutaran airplay di radio, track ini diberi judul Forget You. Entahlah bagaimana tanggapan orang nantinya, tapi ada sedikit perubahan makna yang terjadi pada track ini. Satunya bernada sumpah serapah, sedangkan satunya lagi bernada menyerah dan ingin melupakan sang “gold digger” alias cewek matre tersebut.

Penegasan tersebut bisa anda dengarkan secara jelas di menit ke 3. 03, ketika Cee Lo Green dengan lirihnya berteriak, why, oh why baby. I love you, I still love you. Apakah memang cinta harus diukur dengan harta? I guess he’s an X-box and I’m more Atari, But the way you play your game ain’t fair. Ough!

Sepertinya nama Bruno Mars semakin meraja lela dimana-mana. Bersama Green, Philip Lawrence, Ari Levine, dan Brody Brown lirik cerdas dalam track ini diciptakan. Buktinya per 10 oktober 2010, track ini berhasil melakukan maneuver dan menjadi jawara chart UK Singles. Bukan hal yang remeh, sebab public darling UK sedang mencoba comeback juga, siapa lagi kalau bukan track Shame milik Robbie Williams dan Gary Barlow.

Bagaimana dengan sound yang ditawarkan? Kita akan mendengarkan sedikit suara piano dan perkusi di beberapa bagian, dengan suasana tahun 60 an yang sangat kental. Seolah-olah kita ditarik masuk untuk menjelajah di dunia Motown dulu. Tidak perlu lama-lama menikmati intronya, di detik ke 6 anda akan mendengarkan suara Cee Lo Green yang memulai curhatnya.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah, keahlian Cee Lo Green dalam memainkan nada-nada tinggi di beberapa bagian tanpa terdengar menyakitkan telinga. Dengan suara seraknya kita bisa saja terkecoh dan mengira track ini dinyanyikan oleh Stevie Wonder! Simak juga barisan choir yang membentuk suara 2, what a great combination! Membuat track ini sanggup menetap di kepala dan susah untuk dihilangkan.

Well, setidaknya ketika anda membutuhkan lagu sakit hati dan berusaha untuk bangkit dari keterpurukan, dengarkanlah track ini 3 kali sehari. Dijamin anda akan dihinggapi rasa puas dan mulai terbiasa untuk mengacungkan jari tengah pada orang yang menyakiti anda. Cheers!

Continue Reading