19 Desember 2011

Entah mengapa salah satu scene dalam film Arisan! 2 berdampak besar terhadap isi kepalaku. Tertohok? Semacam itulah. Ini bukan dari adegan para sosialita itu, tetapi adegan pada saat Mei Mei menunjukkan video catatan harian kepada semua sahabat. Tentang penyakitnya dan bagaimana dia memandang hidup saat ini. Lantas ketika pertanyaan itu disodorkan kepada saya, sanggupkah saya menjawabnya?

19 Desember 2011. Sudah secepat itukah waktu berjalan? Tinggal beberapa hari lagi, waktu akan berganti tahun. Sebuah cerita baru akan tercipta. Mungkin bersama orang-orang baru, bersama skenario hidup yang lain lagi. Lantas, apa yang sudah terjadi dalam hidupku sampai saat ini?

Melihat adegan Mei Mei tersebut saya langsung teringat kepada diri sendiri. Seberapa seringkah saya memelankan langkah hanya untuk sekedar menikmati keadaan? Seberapa sering saya mendengar keadaan pikiran dalam keadaan jernih? Bukan hanya sekedar pikiran yang terjebak pada nafsu atau euforia hedonism belaka. Jawabannya sudah lama sekali saya tidak berbicang dengan diri sendiri.

Continue Reading