Eminem – Love The Way You Lie (Feat. Rihanna)

Maybe our relationship
Isn’t as crazy as it seems
Maybe that’s what happens
When a tornado meets a volcano
All I know is
I love you too much

*dinobatkan sebagai lagu yang memiliki airplay terbanyak di tahun 2010, rasanya kembalinya Eminem bisa dikatakan sebagai sebuah comeback yang sukses. Dengan menggandeng Rihanna, dia bisa menceritakan betapa hubungan bisa menjadi sebuah adiksi yang membahayakan. Eminem sudah lebih dewasa dari track ini, serta Rihanna beruntung dijadikan teman tandem, bukan bahan celaan.

Continue Reading

Eminem Feat. Rihanna – Love the Way You Lie

trackoftheday

Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa track “Stan” adalah salah satu kolaborasi terbaik yang pernah ada. Vokal Dido yang begitu khas bisa menjadi pemanis dan mengimbangi karakter vokal milik Eminem. Tetapi di track ‘Love The Way You Lie”, vokal Rihanna justru semakin menegaskan apa yang ingin disampaikan oleh Eminem mengenai sebuah hubungan yang begitu complicated.

Maybe our relationship/Isn’t as crazy as it seems/Maybe that’s what happens/When a tornado meets a volcano. Apakah memang sebuah hubungan memang seperti rollercoaster? Seketika dia bisa mengangkatmu dengan perasaan bahagia, tetapi sejenak kemudian menghempaskanmu dengan semua kepedihannya. Tapi justru disitulah seninya, ketika kau menjadi kecanduan akan cinta tersebut. Ketika berusaha menyatukan 2 karakter yang berbeda.

Pertama kali mendengar track ini mungkin kita akan tertipu. Vokal Rihanna yang terdengar begitu pedih pelan-pelan mengalun dengan ditemani oleh suara piano. Apakah track ini menjadi track yang begitu mellow? Eminem memang pandai membuat kejutan. Setelah detik ke 25 barulah kita akan mengetahui bahwa memang ini adalah track miliknya. Dengan beat-beat yang sangat Eminem!

Satu yang khas dari track ini adalah saya mengenali kembali sosok emosional Eminem. Sama seperti ketika dia bernyanyi lewat track “Like Toy Soldiers” ataupun “Mocking Bird”. Dia bukan hanya seorang bad ass yang bisa mencela siapa saja, dia pun juga (ternyata) memiliki sisi manusiawi.

Saya lebih menyenangi karakter vokalnya seperti ini, ketika dia bisa menjadi sosok yang berbeda, agak psycho, demi memiliki seseorang. Apakah ada yang pernah berkata seperti ini kepadamu? If she ever tries to fu*king leave again/I’mma tie her to the bed/And set this house on fire. Keadaan ini dipertegas lagi oleh Rihanna yang berperan sebagai sang pacar. Yang menikmati semua kebohongan demi mempertahankan sebuah hubungan.

Siapa yang bertanggung jawab akan skenario track ini? Ada 4 orang yang harus di perhatikan. M. Mathers, A. Grant, H. Hafferman, dan juga M. Riddick. Sedangkan yang bertindak sebagai produser adalah Alex da Kid dan Makeba Riddick. Satu bocoran yang diberikan oleh Alex da Kid, lagu ini direkam Eminem hanya dalam waktu 2 hari dan dia sudah memiliki bayangan siapa yang cocok diajaknya berduet di lagu ini. Jawabannya hanya ada satu orang, dialah Rihanna!

Berbicara tentang angka, track ini mengawali debutnya di posisi 2 di US Billboard Hot 100. Sekarang sudah peak dalam posisi jawara. Dalam chart Billboard Digital Songs, track ini debut di posisi pertama dengan menjual 338 ribu download pada minggu pertama dirilis.

Masih kurang? Track ini menjadi track yang menjuarai chart yang “belum dibantu” oleh sebuah video klip. Masih banyak yang penasaran bagaimanakah video klip yang dibintangi oleh Megan Fox dan Dominic Monaghan serta disutradarai oleh Joseph Khan. Pastilah efeknya akan lebih massive lagi.

Bagaimanapun juga anda sebagai penggemar Eminem bisa berlega hati. Album Recovery bisa menjadi bukti bahwa didalam kepala Eminem masih banyak kejeniusan bermusik yang belum tergali. Buat penggemar Rihanna, anda juga patut berlega hati. Bahwa dia hadir sebagai team-mate di track ini dan bukan sebagai korban ejekan Eminem seperti yang terjadi di track-track terdahulu. Dan sepertinya track ini tanpa Rihanna akan terasa hambar. Cheers!

Continue Reading