Februari I’m in Love!

I wish I can. Well, sebenarnya salah satu resolusi tahun baru saya adalah berusaha untuk melihat dunia tidak sesinis dan sepahit itu lagi. Tapi apa mau dikata, penggalan lirik I know I have a fickle heart and bitterness. And a wandering eye and heaviness in my head sudah menjadi default di kepala. Saya berusaha untuk tetap mempercayai bahwa masih ada cinta di luar sana. Tsah.

radioholicz-fallinbooks

Tulisan ini sebenarnya lebih menjadi pengingat bagi diri sendiri. Setelah melihat postingan kak Aan mengenai fall in books, saya jadi ingat bahwa 4 bulan kebelakang rasanya saya hanya mampu menamatkan beberapa buku. Apakah buku teks dan jurnal harus dihitung? Kalau item tersebut juga dimasukkan dalam daftar bacaan, berarti jumlah buku yang saya baca semestinya tidaklah terlalu mengecewakan. Tapi mengulas Feminist Studies milik Lykke Like di blog sendiri, rasanya menjadi sangat aneh. Mengingat beberapa tahun kebelakang saya hanya membaca beberapa karya populer XD
Beberapa buku favorit saya beberapa bulan terakhir jatuh pada Black Comics dan Heroes in Pop Culture. Rasanya senang membaca konteks superhero dengan berbagai dimensi manusiawi dan mitologinya. Belum lagi ketika membahas konteks feminis dalam dunia superhero. Akhirnya jadi mengingat tugas kuliah semester lalu.

Anyway busway, saya berjanji pada diri sendiri untuk meluangkan waktu lebih banyak lagi untuk membaca beberapa buku diluar teks kuliah, sambil berusaha untuk menuliskan ulasan pendeknya. Buku yang sedang berusaha saya tamatkan sekarang adalah Gone Girl milik Gillian Finnigan yang fenomenal itu. I love you Amy Dunne!

Nick Dunne to her sister, Margo.
Nick Dunne to her sister, Margo.

Jadi apakah Februari penuh cinta juga untuk kalian? Mungkin dengan buku terlebih dahulu, tapi cerita selanjutnya tidak bisa diketahui kan? Saya menunggu waktu untuk bercerita di kedai buku bersamamu. Lagi 🙂

You may also like

1 Comment

Leave a Reply