<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Radioholicz</title>
	<atom:link href="http://radioholicz.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://radioholicz.com</link>
	<description>catatan harian seorang (mantan) pecandu radio</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Apr 2013 11:59:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Yuk! Bertualang di pulau!</title>
		<link>http://radioholicz.com/seputar-makassar/yuk-bertualang-di-pulau.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/seputar-makassar/yuk-bertualang-di-pulau.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2013 11:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Paccarita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Barrang Lompo]]></category>
		<category><![CDATA[Samalona]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1613</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini disertakan dalam #8MingguNgeblog Anging Mammiri. *** Saya dulu sering ikut berpikir atau menjawab ketika di sebuah majalah atau tayangan televisi yang menanyakan pertanyaan berandai-andai. “seandainya kamu terdampar di sebuah pulau, sebutkan 3 benda yang kau inginkan bersamamu”. Pertanyaan &#8230; <a href="http://radioholicz.com/seputar-makassar/yuk-bertualang-di-pulau.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #993300;"><a href="http://angingmammiri.org/8-minggu-ngeblog-minggu-kedua/http://" target="_blank"><span style="color: #993300;">Postingan ini disertakan dalam #8MingguNgeblog Anging Mammiri.</span></a></span></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Saya dulu sering ikut berpikir atau menjawab ketika di sebuah majalah atau tayangan televisi yang menanyakan pertanyaan berandai-andai.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;">“seandainya kamu terdampar di sebuah pulau, sebutkan 3 benda yang kau inginkan bersamamu”.</span></p>
</blockquote>
<p>Pertanyaan ini kemudian berkembang menjadi imajinasi yang liar. Jawaban standar tentu saja adalah <em>Handphone</em>, Buku dan ipod. Haha, tidak ada<em> survival kit</em>, hanya peralatan seadanya untuk menikmati suasana pulau. Jadi terdampar, tapi dokumentasi (atau narsis) harus tetap jalan.</p>
<div id="attachment_1615" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-2.jpg"><img class="size-full wp-image-1615" alt="Pulau Kodingareng Keke" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-2.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Pulau Kodingareng Keke</p></div>
<p>Ada banyak pulau yang bisa dijadikan destinasi untuk menghilang sejenak. Tidak usahlah membayangkan suasana pulau yang kosong dan tidak berpenduduk. Kecuali memang naluri untuk <em>survive</em> atau adu nyali begitu besar, maka beberapa pulau bisa pula ikut dijajal. Tapi tentu saja dengan peralatan yang memadai, karena bisa jadi bahan makanan tidak tersedia disana.</p>
<p>Jadi kita bisa bertualang kemana saja?</p>
<p><span id="more-1613"></span></p>
<p>Pulau yang terdekat yang bisa dicapai dari <a href="http://radioholicz.com/category/seputar-makassar" target="_blank"><span style="color: #993300;">Makassar</span></a> adalah <span style="color: #993300;">Samalona</span>. Dengan durasi 45 menit berperahu, kita akan disambut oleh jernihnya air, putihnya pasir dan tentu saja matahari yang cukup menyengat. Untunglah banyak pepohonan yang bisa dijadikan tempat untuk berteduh. Di pulau Samalona ini tersedia pula beberapa penginapan yang disediakan oleh penduduk kalau ingin menginap. <span style="color: #993300;">Kisaran harganya 750 ribu sampai 1 juta rupiah, tergantung dengan jenis akomodasi yang diinginkan.</span> Tapi kalau hanya untuk kunjungan sehari, maka modal balai-balai yang ada bisa jadi pilihan. 50 ribu sebagai tepat menaruh barang, dan lautan lepas untuk dijelajahi.</p>
<div id="attachment_1614" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-1.jpg"><img class="size-full wp-image-1614" alt="Pemandangan Pulau Samalona" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-1.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Pemandangan Pulau Samalona</p></div>
<p>Luas pulau ini tidak seberapa. Mungkin saja beberapa orang merasa akan terlalu ramai, karena memang Samalona masih menjadi primadona. Aktivitas<em> snorkeling, diving</em>, sampai ada yang menggunakannya untuk bermain <em>jet ski</em> ataupun bermain <em>banana boat.</em> Pulau ini masih menjadi destinasi favorit.</p>
<p><a href="http://radioholicz.com/tag/barrang-lompo" target="_blank">Pulau Barrang Lompo</a> juga bisa menjadi pilihan ketika ingin menikmati suasana pulau yang sedikit ramai. Mempunyai akses jalan yang sudah tertata rapi, Barrang Lompo terkadang sulit dibedakan dengan wilayah pinggiran kota Makassar. Kita akan menemukan anak muda yang nongkrong di dekker-dekker sambil bercerita musik kekinian yang ada di televisi dengan gaya berbusana yang hampir menyerupai. Tulisan saya mengenai Barrang Lompo bisa dibaca <a href="http://radioholicz.com/seputar-makassar/spermonde-2-barrang-lompo-yang-semakin-bersolek.html" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Masih banyak pulau lainnya yang bisa dijelajahi di sepanjang laut Makassar. Nego yang dilakukan bisa dari <span style="color: #993300;">pelabuhan Kayu Bangkoa</span> yang terletak di samping hotel Pantai Gapura, tempat <span style="color: #993300;">penyeberangan samping Popsa</span>, ataupun melalui <span style="color: #993300;">pelabuhan Paotere</span>. Jumlah hari untuk bertualang tentu saja harus masuk pertimbangan, karena ada beberapa pulau yang perjalanannya mencapai 5 jam, tergantung jenis kapal yang akan digunakan. Seperti <span style="color: #993300;">Pulau Kapoposan</span> dan <span style="color: #993300;">Pulau Badi</span> yang mempunyai banyak daya tarik, walaupun kesananya memang harus disertai niat yang kuat.</p>
<div id="attachment_1616" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-3.jpg"><img class="size-full wp-image-1616" alt="Dermaga Pulau Kodingareng Keke" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-3.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Dermaga Pulau Kodingareng Keke</p></div>
<p>Yang masih dan tetap menjadi favorit saya sampai sekarang adalah <span style="color: #993300;">Pulau Kodingareng Keke</span>. Pulau tak berpenghuni yang cakupan luasnya pun tidak seberapa. Akses yang cukup terpencil ini hanya dilirik oleh beberapa orang, karena kesulitan air ataupun makanan. Tapi tumpukan pemandangan karang yang ada semuanya terbalas. Kita masih bisa menemukan banyak karang yang membentang, dengan ikan yang beraneka rupa. Juga, beberapa tahun yang lalu ada beberapa pipa dan sebuah mobil VW yang diturunkan di kedalaman 10 sampai 20 meter, ini dipesiapkan untuk menjadi habitat karang dan ikan laut.</p>
<div id="attachment_1617" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-4.jpg"><img class="size-full wp-image-1617" alt="Pemecah Ombak" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-4.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Pemecah Ombak</p></div>
<p>Tempat berteduh yang ada hanyalah barisan pepohonan yang berada di tengah pulau, jadi silahkan bersiap dengan alas duduk ataupun persiapan lainnya. Biasanya satu botol air kemasan 1,5 liter cukup untuk dipakai minum oleh satu orang. Jangan sampai dehidrasi, karena sengatan matahari bisa sangat terik dan dehidrasi karena snorkeling. Takaran tersebut hanya untuk minum saja, kalau mau mandi, yah bawa botol yang lebih besar <img src='http://radioholicz.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_1618" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-5.jpg"><img class="size-full wp-image-1618" alt="Bersama keluarga besar @paccarita :*" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-5.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Bersama keluarga besar @paccarita :*</p></div>
<div id="attachment_1619" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-6.jpg"><img class="size-full wp-image-1619" alt="Beruang laut liar!" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Pulau-6.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Beruang laut liar!</p></div>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;">Beberapa teman pernah menginap disana, bermodalkan tenda dan peralatan untuk camping. Rasanya pasti menakjubkan! Saya pernah tertidur di tepi pantai di Kapoposan dan pemandangan bintang karena langit yang jernih tidak bisa dijelaskan. Karena tempat yang jauh dari Samalona, maka kisaran harga perahu juga lebih mahal kalau ingin ke pulau ini.</span></p>
</blockquote>
<p>Tidak selamanya pulau itu menjadi tempat yang menyusahkan untuk berlibur. Kecuali memang takut kulit terbakar atau alergi matahari, maka jumlah pulau-pulau yang bisa dijadikan alternatif bertualang sangat beragam! Jangan takut untuk terdampar, cukup sediakan perlatan dokumentasi karena semuanya layak untuk diabadikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/seputar-makassar/yuk-bertualang-di-pulau.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>REWIND!</title>
		<link>http://radioholicz.com/musiclicious/rewind.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/musiclicious/rewind.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2013 03:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musiclicious]]></category>
		<category><![CDATA[Rewind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1606</guid>
		<description><![CDATA[Ketika satu album bisa saja menjadi semacam kumpulan cerita di masa lalu, maka album apa yang akan kau pilih? Inilah tema besar dari REWIND yang dihelat di Kampung Buku, sabtu 13 April 2013. Acara yang dibuat untuk memperingati Record Store &#8230; <a href="http://radioholicz.com/musiclicious/rewind.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1607" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Rewind.jpg"><img class="size-full wp-image-1607" alt="Rewind is now playing" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Rewind.jpg" width="300" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Rewind is now playing</p></div>
<p>Ketika satu album bisa saja menjadi semacam kumpulan cerita di masa lalu, maka album apa yang akan kau pilih? Inilah tema besar dari <span style="color: #993300;">REWIND</span> yang dihelat di Kampung Buku, sabtu 13 April 2013. Acara yang dibuat untuk memperingati <em>Record Store Day</em> yang jatuh pada hari ini. Semua orang diundang untuk berbicara tentang album kenangannya masing-masing, sekaligus dengan membawa kaset tersebut.</p>
<p>Kaset? Yah, itulah mengapa namanya bertajuk REWIND. Siapa yang lupa bagaimana cara memutar kembali kaset untuk mendengarkan lagu favorit dalam sebuah album? Tidak dengan sistem <em>skip track per track</em>, seperti yang dilakukan sekarang ini. Hasilnya, terkumpullah hampir satu lemari kaset dari koleksi orang-orang yang datang, ditemani sejumlah cerita tentu saja.</p>
<p><span id="more-1606"></span>Acara dimulai dengan daeng Ipul yang bercerita tentang kaset pertama yang sangat berkesan. Pearl Jam! Maka sore itu dimulailah kuliah berlanjut tentang bagaimana hebatnya musik yang dihasilkan tahun 80 an dan 90 an. Semuanya berawal dari band-band yang sekarang sudah termasuk senior. Penjelasan ini kemudian dikuatkan oleh Iko MD, music director dari Radio Madama. Ada banyak band yang sepertinya memang menjadi influence bagi musisi kekinian.</p>
<div id="attachment_1609" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Rewind3.jpg"><img class="size-full wp-image-1609" alt="Daeng Ipul dan Iko dari radio Madama bercerita tentang kaset masing-masing" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Rewind3.jpg" width="500" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Daeng Ipul dan Iko dari radio Madama bercerita tentang kaset masing-masing</p></div>
<p>Factor usia mungkin mempengaruhi, atau bagaimana taste musik mengajak kita menjadi penganut sekte musik tertentu. Kalau mau dibandingkan, tentu tidak akan sepaham. Bagaimanapun musik itu universal dan telinga adalah barang yang sangat subjektif. Siapa yang menyangka kalau Nanie ternyata penggemar berat Padi, dan Piyo adalah fans dari NKOTB? Tidak ada yang bisa memaksakan pendapatnya termasuk ketika saya menjadi fans Westlife garis keras #eh.</p>
<p>Acara ini semakin seru dengan beberapa kaset yang diputar ketika kita sharing. Maka musik Nirvana, Guns ‘n Roses, Pearl Jam, kemudian bersambung dengan musik Westlife, maka lengkaplah semua yang bertemakan Soundtrack Of My Life. Saya sendiri mempunyai 2 kaset yang selalu menjadi pegangan di jaman SMA. Pertama album Westlife Deluxe dari Westlife dan OMPS. Roswell yang rilis di awal tahun 2000an. Kenapa? SMA adalah satu masa yang penuh cerita dan kedua album inilah yang menyelamatkan semua mimpiku.</p>
<p>Berbicara tentang kaset maka tidak lupa pula berarti kita berbicara tentang radio dan perkembangan took musik di Makassar. Semua orang punya cerita yang sama, ketika membeli kupon untuk request di radio (jangan tanya ini tahun berapa!) ataukah bagaimana perasaan jengkel ketika sudah niat untuk membeli kaset BASF 60 menit untuk merekam lagu di radio, dan penyiarnya tidak mau berhenti ngomong. =))</p>
<p>Selain berbicara kenangan, acara ini dimeriahkan pula dengan banyak acara menarik lainnya. Mulai dari akustikan band Globalisashit, lapak buku dan album yang disediakan oleh Kedai Buku Jenny, dan garage sale oleh Qui-Qui, serta pemutaran film oleh bioskop keliling Tanah Indie. Sebuah paket lengkap untuk acara yang diadakan oleh komunitas, untuk komunitas.</p>
<div id="attachment_1608" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Rewind2.jpg"><img class="size-full wp-image-1608" alt="Tempat yang tepat untuk bersenang-senang!" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Rewind2.jpg" width="500" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Tempat yang tepat untuk bersenang-senang!</p></div>
<p>Semua orang mempunyai cerita untuk album favorit masing-masing. Ketika masa-masa analog juga lebih bercerita dibandingkan kemudahan era digital, maka semua orang sore itu merapikan sudut kenangan masing-masing. Untuk kemudian diingat lagi di keesokan hari, just REWIND! Happy Record Store day!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/musiclicious/rewind.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adhitia Sofyan ~ How To Stop Time; album ketiga yang makin sempurna.</title>
		<link>http://radioholicz.com/musiclicious/adhitia-sofyan-how-to-stop-time-album-ketiga-yang-makin-sempurna.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/musiclicious/adhitia-sofyan-how-to-stop-time-album-ketiga-yang-makin-sempurna.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2013 11:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musiclicious]]></category>
		<category><![CDATA[Adhitia Sofyan]]></category>
		<category><![CDATA[Adhitia Sofyan Review]]></category>
		<category><![CDATA[How To Stop Time]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1595</guid>
		<description><![CDATA[Kalau bisa dikatakan fans garis keras, mungkin saya sudah termasuk pada kategori itu ketika berbicara tentang musik yang ditawarkan oleh Adhitia Sofyan. Ketika mendengar kabar bahwa album ketiga, sesi bedroomnya akan segera dirilis, saya yang paling histeris. Kenapa? Saya menganggap &#8230; <a href="http://radioholicz.com/musiclicious/adhitia-sofyan-how-to-stop-time-album-ketiga-yang-makin-sempurna.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau bisa dikatakan fans garis keras, mungkin saya sudah termasuk pada kategori itu ketika berbicara tentang musik yang ditawarkan oleh <span style="color: #993300;">Adhitia Sofyan.</span> Ketika mendengar kabar bahwa album ketiga, sesi bedroomnya akan segera dirilis, saya yang paling histeris. Kenapa? Saya menganggap bahwa 2 album terdahulu tidak pernah mengecewakan. Bagaimana dengan album <span style="color: #993300;">How To Stop Time</span>?</p>
<p><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/adhitiasofyan-howtostoptime.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1534" alt="adhitiasofyan-howtostoptime" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/adhitiasofyan-howtostoptime.jpg" width="200" height="199" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;"><em>I wrote this album at times in my life where i think there’s just too many things going on, at night i often wish i knew how to stop time just to have a little rest from the world. But there were also times of joy that were going to fast that i also wish knew how to stop time from running all the time. ~ Adhitia Sofyan</em></span></p>
</blockquote>
<p>Bagaimana rasanya ketika waktu berhenti? Seketika lagu-lagu dalam seluruh album ini bisa menghilangkan riuh dan menimbulkan jeda sejenak. Mendengarkan dia bertutur tentang Tokyo dan perumpamaan lampu yang memudar, sampai tentang janji yang tidak pernah tertepati.</p>
<p>Apakah lagu-lagunya masih bertemakan kegalauan? <span id="more-1595"></span>Hahaha, mungkin karena tipologi vokalnya yang membuat semua atmosfir lagu yang ada menjadi kelam. Terutama dengan frasa-frasa yang dijabarkan dalam bahasa Inggris, membuat semua perumpamaan menjadi lebih bias, menjadi lebih misinterpretasi. Silahkan simak <span style="color: #993300;">“Place I’ll Never Be”</span> ataupun <span style="color: #993300;">“Sudden Wonderland”</span>. Salah satu track andalan saya juga adalah <span style="color: #993300;">“Mother”</span> yang dihadirkan sebagai track kedua. Selain “Just For My Mom” dari Sheila On 7, lagu ini juga yang membuat saya seketika ingin memeluk ibu di rumah.</p>
<p>Adhitia juga jeli melihat perkembangan dunia sosial media yang semakin ramai dengan memberikan tema <span style="color: #993300;">“World Without a Sky”</span>, tentang bagaimana batas kedekatan bisa dilakukan melalui ujung jari, mengetahui kabar teman jauh, sampai berita-berita tertentu. Tapi sekali lagi, lagu ini tetap menimbulkan interpretasi lain. Saya memikirkan dunia tanpa perang, dunia yang damai, hanya melihat hal yang sama.</p>
<p>Untuk mereka yang tidak terbiasa dengan musiknya, bisa jadi album ini akan sangat membosankan. Ritme yang sama dari awal sampai akhir berasa stagnan, tapi bagi fans fanatik? &gt;.&lt;’ album ini terasa sempurna. Track favorit saya jatuh pada <span style="color: #993300;">“September”</span> dan <span style="color: #993300;">“Promises”</span>. Tentang sebuah cerita yang tidak selesai, tentang janji yang tertinggal, tentang kenangan yang memudar.</p>
<iframe width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" src="http://w.soundcloud.com/player?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F61932865"></iframe>
<p>Ada dua jenis rekaman yang dikerjakan oleh Adhitia Sofyan. Seri <span style="color: #993300;">How To Stop Tim</span><span style="color: #993300;">e</span> ini adalah edisi bedroom recording yang artinya masih serupa demo. Dikerjakan pada malam hari di kamar yang menjadi tempat kreatifnya. Taraf album fisik masih dalam perencanaan, dan seperti biasa album ini diberikan secara cuma-cuma.</p>
<p>Untuk sebuah perjalanan yang dimulai dari skala indie, kualitas dan musikalitas Adhitia masih terjaga dengan apik sampai sekarang. Album ini mengajak kita untuk sedikit berpikir, bagaimana tentang hidup ini akan berjalan nantinya? <em>Cheers!</em></p>
<p><em>We walked down the road to the end</em><br />
<em> I wish the time stood still</em><br />
<em> Still I wonder if I could stay for a while</em><br />
<em> You see, its been a while since I felt this way (September)</em></p>
<p><span style="color: #993300;">*mengenai Adhitia Sofyan bisa dibaca di http://adhitiasofyan.wordpress.com/ dan lagunya bisa diunduh di https://soundcloud.com/adhitiasofyan</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/musiclicious/adhitia-sofyan-how-to-stop-time-album-ketiga-yang-makin-sempurna.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Relieve</title>
		<link>http://radioholicz.com/ordinary-day/relieve.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/ordinary-day/relieve.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2013 15:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ordinary Day]]></category>
		<category><![CDATA[Feelings]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1594</guid>
		<description><![CDATA[Sometimes it&#8217;s relieve talk to stranger. Who don&#8217;t judge, and give you another perspective. About anything.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><em><span style="color: #993300;">Sometimes it&#8217;s relieve talk to stranger. Who don&#8217;t judge, and give you another perspective. About anything.</span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/ordinary-day/relieve.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tampan Tailor; bercerita tentang mimpi dan keyakinan</title>
		<link>http://radioholicz.com/movielicious/tampan-tailor-bercerita-tentang-mimpi-dan-keyakinan.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/movielicious/tampan-tailor-bercerita-tentang-mimpi-dan-keyakinan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2013 06:59:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movielicious]]></category>
		<category><![CDATA[Tampan Tailor]]></category>
		<category><![CDATA[Tampan Tailor Review]]></category>
		<category><![CDATA[Vino G. Bastian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1585</guid>
		<description><![CDATA[Ketika terjebak macet di Jakarta, maka ojek selalu menjadi kendaraan paling mumpuni. Mampu meliuk di antara antrian mobil yang mengular, ataukah mampu menemukan jalan-jalan kecil yang bahkan sudah tidak bisa disebut lagi jalan tikus. Diantara jejeran mall yang membentang, saya &#8230; <a href="http://radioholicz.com/movielicious/tampan-tailor-bercerita-tentang-mimpi-dan-keyakinan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika terjebak macet di Jakarta, maka ojek selalu menjadi kendaraan paling mumpuni. Mampu meliuk di antara antrian mobil yang mengular, ataukah mampu menemukan jalan-jalan kecil yang bahkan sudah tidak bisa disebut lagi jalan tikus. Diantara jejeran mall yang membentang, saya melihat realitas lain. Ketika rumah berdempet, suasana kampung, ditengah megahnya ibukota.</p>
<div id="attachment_1586" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/PosterTampanTailor.jpg"><img class="size-full wp-image-1586" alt="Image by http://kvltmagz.com" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/PosterTampanTailor.jpg" width="300" height="313" /></a><p class="wp-caption-text">Image by http://kvltmagz.com</p></div>
<p>Gabungkan potret kehidupan tersebut dengan kenyataan bahwa saat ini semakin sulit untuk mencari lapangan pekerjaan membuat saya selalu bersyukur. Masih mempunyai pekerjaan yang tetap, masih bisa bekerja di tengah ruangan berpendingin yang bisa dikontrol, atau masih bisa memilih makanan yang ingin dikonsumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;">Yang sayangnya sebagian dari kita tidak memiliki opsi-opsi tersebut.</span></p>
</blockquote>
<p>Menilik tema besar yang didengungkan <span style="color: #993300;">Tampan Tailor</span>, saya tidak menyangka filmnya akan seberat ini. Bukan hanya tentang hubungan ayah dan anak, tapi lebih kepada <span style="color: #993300;">bagaimana memperjuangkan hidup itu sendiri</span>. Suatu hal yang dimana semua orang akan melaluinya. Apa yang akan kau lakukan ketika masa itu tiba? Berjuang pada mimpimu? Atau menapak pada kenyataan?</p>
<p><span style="color: #993300;">Topan (Vino G. Bastian)</span> menjadikan figur seorang ayah menjadi sosok ideal dan sempurna. Diberikannya gambaran sempurna bahwa seorang ayah harus menjadi Superman. Mampu berjuang untuk kebahagiaan <span style="color: #993300;">Bintang (Jefan Nathanio)</span>, apapun yang terjadi. Semua akan dilakoninya, mulai dari Calo tiket kereta api sampai menjadi kuli bangunan. Apakah seorang ayah tidak boleh tampak terlihat lemah?<span id="more-1585"></span></p>
<div id="attachment_1587" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/TampanTailor.jpg"><img class="size-full wp-image-1587" alt="Image by http://suaramerdeka.com" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/TampanTailor.jpg" width="500" height="334" /></a><p class="wp-caption-text">Image by http://suaramerdeka.com</p></div>
<p>Dalam perjuangan tentang hidup ini, segmen kota bisa saja berganti. Silahkan amati sekeliling, ada banyak Topan lain yang sedang berjuang dengan hidupnya. Ketika gambar diganti dengan fragmen Jakarta, banyak yang menduga dramanya akan lebih hidup. Walaupun akhirnya beberapa kali saya merasakan dosis drama yang berlebihan. Hidup ini kok rasanya susah terus yah? Untungnya <span style="color: #993300;">Prita (Marsha Timothi)</span> datang menyelamatkan keadaan Topan dengan senyum sinisnya.</p>
<p>Tampan Tailor sendiri adalah sebuah mimpi yang dimiliki oleh Topan. Ketika sang istri meninggal, maka mau tidak mau dia harus mencari lapangan pekerjaan yang lain. Sampai akhirnya melalui Prita, dia bisa bekerja di perusahaan konveksi yang memperlihatkan kemahiran tangannya. Sebuah kebetulan? Tidak usah terlalu memakai logika dalam film ini, walaupun ada banyak skena yang terasa berlebihan (termasuk skena kembang api) dan <em>jump cut</em> yang sangat mendadak.</p>
<p>Akting Bintang sebagai seorang anak yang polos patut diacungi jempol. Aktingnya yang terasa sangat natural, menandakan bahwa memang itulah dunia seorang anak. Ketika bermimpi dan bermain harus menjadi porsi terbesar, lantas kenapa Topan masih harus berbohong dengan keadaan mereka yang sebenarnya? Apakah memang dasar hubungan tersebut bisa bertahan? Walaupun Tampan masih ingin mempertahankan yang terbaik untuk Bintang, ingin menciptakan dunia yang ideal, pertanyaan yang tak berkesudahan akan terus menghantui kepala. Bahwa terkadang hidup ini sangat tidak adil.</p>
<p>Menarik bagaimana pertanyaan tersebut diajukan oleh sang sutradara, <span style="color: #993300;">Guntur Soeharjanto</span> melalui pesan semiotika terselubung. Baju Gandhi, Tan Malaka yang dipakai oleh Ringgo mengambarkan semangat kebebasan yang sangat kuat. Begitu pula kalau jeli melihat, pesan yang disampaikan melalui baju kaos Bintang dalam paruh pertama yang bercerita tentang kebahagian, ataupun pada plang reklame yang terlihat sewaktu Topan bekerja sebagai kuli bangunan.</p>
<p>Lepas dari beberapa kekurangan (yang paling mengganggu saya adalah mereka hanya satu kali makan selama film ini berlangsung), eksekusi yang terasa rapi adalah kunci film ini. Ikatan emosi antara Bintang dan Topan menjadi dasar untuk mempercayai bahwa terkadang kita harus menemukan alasan-alasan kecil untuk berjuang. Tentang hidup yang keras, atau tentang mimpi yang ingin diraih, semuanya layak untuk diperjuangkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/movielicious/tampan-tailor-bercerita-tentang-mimpi-dan-keyakinan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gang Aut; surga kuliner Kota Bogor</title>
		<link>http://radioholicz.com/ordinary-day/gang-aut-surga-kuliner-kota-bogor.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/ordinary-day/gang-aut-surga-kuliner-kota-bogor.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2013 05:43:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ordinary Day]]></category>
		<category><![CDATA[Gang Aut]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Raya Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Bogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1564</guid>
		<description><![CDATA[Menghilang selama 12 jam di Kota Bogor memang tidak bisa membawa cerita banyak. Hanya beberapa tempat yang berhasil saya kunjungi seperti Kebun Raya Bogor dan berjalan keliling menikmati suasana kota. Satu hal yang saya sesali adalah rencana dadakan menyusuri Gang &#8230; <a href="http://radioholicz.com/ordinary-day/gang-aut-surga-kuliner-kota-bogor.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Menghilang selama 12 jam di <span style="color: #993300;">Kota Bogor</span> memang tidak bisa membawa cerita banyak. Hanya beberapa tempat yang berhasil saya kunjungi seperti Kebun Raya Bogor dan berjalan keliling menikmati suasana kota. Satu hal yang saya sesali adalah rencana dadakan menyusuri <span style="color: #993300;">Gang Aut</span>. <span style="color: #993300;">Ternyata disinilah surga kuliner di Kota Bogor.</span></p>
<div id="attachment_1565" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120635.jpg"><img class="size-full wp-image-1565" alt="The journey starts here, Combro! :9" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120635.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">The journey starts here, Combro! :9</p></div>
<p>Mencari lokasi ini sebenarnya agak mudah. Cukup mencari jalan tepat di depan pintu masuk <span style="color: #993300;">Kebun Raya Bogor</span>. Gang Aut adalah sebuah lorong yang letaknya persis di titik akhir Jalan Suryakencana yang kemudian menjadi titik awal dari Jalan Siliwangi. Perhatikan juga trayek angkot yang hendak dinaiki, tidak ada salahnya kalau bertanya terlebih dahulu. Maklum, popularitas angkot sepertinya diatas standar rata-rata. Mereka menjamur dan ada dimana-mana. Persoalan selanjutnya adalah, dimana lokasi yang paling pas untuk memulai petualangan kuliner?</p>
<p><span id="more-1564"></span>Setelah mencoba gado-gado khas bogor sebagai pengganjal sarapan (yang menurutku agak aneh karena ada campuran wortel dan labu siam), jam 10 para naga sudah memberikan #kode keras untuk segera diisi. Pertanyaannya, apa harus makan berat dulu baru jalan, atau jalan sambil kelaparan?</p>
<div id="attachment_1566" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_113439.jpg"><img class="size-full wp-image-1566" alt="Seporsi Bakso Setan" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_113439.jpg" width="300" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Seporsi Bakso Setan</p></div>
<p>Ternyata taktik saya salah. Tergiur dengan plang nama <span style="color: #993300;">Bakso Setan Malang</span>, saya menjajal seporsi bakso yang ternyata ukurannya memang diatas jumbo! Ditambah dengan cacahan daging dan cabe di dalamnya, layak membuat makanan ini untuk ditambah porsinya #eh. Jadinya saya menikmati satu porsi bakso yang digadang sebagai salah satu bakso terenak di Kota Bogor.</p>
<p>Ketika menyusuri Gang Aut, yang menjadi patokan adalah Bank Cabang BCA atau cari saja Bakso Setan. Inilah pusat segala macam-macam makanan beredar. Mulai dari asinan, sampai <span style="color: #993300;">Soto Kuning khas Bogor</span>. Sayangnya saya tidak sempat mencoba soto yang terkenal dimana-mana. Katanya sih kuahnya berasal dari kuah daging yang dicampur dengan kunyit. Sehingga rasa kaldu bisa diimbangi dengan rasa rempah yang kuat. Yang paling terkenal adalah <span style="color: #993300;">Soto Kuning Pak Yusuf</span>, tempatnya sedari pagi sudah dipenuhi pengunjung. Dan memang benar, kursi yang disediakan tidak mampu menampung pengunjung yang terus berdatangan.</p>
<div id="attachment_1577" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Bogo1.jpg"><img class="size-full wp-image-1577" alt="Tenda Soto Kuning Pak Yusuf" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Bogo1.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Tenda Soto Kuning Pak Yusuf</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;">Kawasan Gang Aut juga dikenal sebagai daerah pecinan. Jadi silahkan dibaca baik-baik plang pengumuman yang ada di depan restoran atau rumah makan. Mana yang menghidangkan masakan umum, dan mana yang juga menyajikan olahan dari daging babi.</span></p>
</blockquote>
<p>Sebelum memilih salah satu rumah makan, paling cocok yah berjalan sambil mencicipi penganan yang ada di pinggir jalan. Tidak perlu takut dengan rasanya. Yang membuat saya kecanduan adalah combro yang berisikan tauco yang gurih, manisan pala yang segar, sampai aneka pepes yang dijadikan lauk juga dijajakan di pinggir jalan. Takut kehausan? Satu minuman yang unik adalah <span style="color: #993300;">bir kotjok</span>!</p>
<div id="attachment_1576" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120347.jpg"><img class="size-full wp-image-1576" alt="Mari mabuk bir kotjok!" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120347.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Mari mabuk bir kotjok!</p></div>
<p>Tidak perlu khawatir akan mabuk setelah meminum bir ini. Karena bahannya sendiri hanya dari gula merah dan jahe. Jadi rasanya sedikit manis dan pedas sewaktu diminum. Rasanya sendiri sedikit mirip dengan <span style="color: #993300;">Sara’b</span>a dari Makassar. Cuma kurang aroma gurih dari santan, plus sensasinya beda karena minuman ini disajikan dingin. Boleh dengan es batu atau tidak. Kenapa harus bir? Karena sewaktu minuman ini dibuat, Abah, sang empu penemu minuman mengocok minumannya dalam batang bambu sehingga menimbulkan buih seperti bir. Rasanya pas dinikmati di siang hari Kota Bogor.</p>
<p>Penganan lain yang mencuri perhatian adalah lumpia! Mulai dari lumpia basah sampai lumpia kering yang dijajakan dengan cabe rawit. Karena lumpia basah jarang ditemui di Makassar, maka makanan ini yang cukup menyita perhatian perut =))</p>
<div id="attachment_1567" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115538.jpg"><img class="size-full wp-image-1567" alt="IMG_20130309_115538" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115538.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Gerobak Lumpia</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_1571" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120012.jpg"><img class="size-full wp-image-1571" alt="Aneka Manisan" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120012.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Aneka Manisan</p></div>
<p>Puas dengan aneka cemilan, untuk makanan berat sekali lagi banyak pilihan tempat. Mulai dari yang menyajikan seafood, daging-dagingan, sampai nasi goreng pete yang fenomenal.</p>
<div id="attachment_1574" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120123.jpg"><img class="size-full wp-image-1574" alt="IMG_20130309_120123" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120123.jpg" width="300" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh-oleh dari Bogor</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_1573" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120108.jpg"><img class="size-full wp-image-1573" alt="IMG_20130309_120108" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_120108.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Nasi Gorengnya, bang!</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_1568" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115553.jpg"><img class="size-full wp-image-1568" alt="IMG_20130309_115553" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115553.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Trotoar Gang Aut</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_1569" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115620.jpg"><img class="size-full wp-image-1569" alt="IMG_20130309_115620" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115620.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">1001 macam pepes</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_1570" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115732.jpg"><img class="size-full wp-image-1570" alt="IMG_20130309_115732" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/IMG_20130309_115732.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh-oleh lagi!</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Waktu yang tepat untuk menjajal semua penganan ini adalah jam <em>brunch</em>, ketika matahari belum terlalu lucu untuk berjalan kaki. Tidak perlu ragu untuk mencicipi penganan yang ada, karena sekali lagi <span style="color: #993300;">Gang Aut</span> ini seperti surga bagi pencinta makanan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/ordinary-day/gang-aut-surga-kuliner-kota-bogor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Travis ~ More Than Us</title>
		<link>http://radioholicz.com/track-of-the-day/travis-more-than-us.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/track-of-the-day/travis-more-than-us.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2013 05:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Track Of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[Travis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1580</guid>
		<description><![CDATA[And everybody wants a hand But I&#8217;m too busy holding up the world To carry on *and i&#8217;m always bursting tears everytime hear this track.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><center><object width="500" height="375" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/mZx0duojptI?version=3&amp;hl=id_ID" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="500" height="375" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/mZx0duojptI?version=3&amp;hl=id_ID" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></center><em>And everybody wants a hand</em><br />
<em> But I&#8217;m too busy holding up the world</em><br />
<em> To carry on</em></p>
<p><span style="color: #993300;">*and i&#8217;m always bursting tears everytime hear this track.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/track-of-the-day/travis-more-than-us.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Singgah; ketika pencarian selalu dimulai dimana saja.</title>
		<link>http://radioholicz.com/book-review/singgah-ketika-pencarian-selalu-dimulai-dimana-saja.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/book-review/singgah-ketika-pencarian-selalu-dimulai-dimana-saja.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2013 05:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book Review]]></category>
		<category><![CDATA[Book Of The Month]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Singgah]]></category>
		<category><![CDATA[Review Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1558</guid>
		<description><![CDATA[Membaca Singgah sejenak menimbulkan pertanyaan besar di kepala saya, sebenarnya apa arti kata pulang itu sendiri? Ketika memakai kata Singgah, bisa diartikan sebuah perjalanan sedang dilakukan. Kemana? Perjalanan tersebut tentang apa? Beberapa jawaban alternatif kemudian akan diberikan oleh 11 penulis &#8230; <a href="http://radioholicz.com/book-review/singgah-ketika-pencarian-selalu-dimulai-dimana-saja.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca <span style="color: #993300;">Singgah</span> sejenak menimbulkan pertanyaan besar di kepala saya, sebenarnya apa arti kata pulang itu sendiri? Ketika memakai kata Singgah, bisa diartikan sebuah perjalanan sedang dilakukan. Kemana? Perjalanan tersebut tentang apa?</p>
<p><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Singgah-buku.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1536" alt="Singgah-buku" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Singgah-buku.jpg" width="200" height="291" /></a>Beberapa jawaban alternatif kemudian akan diberikan oleh <span style="color: #993300;">11 penulis</span> yang bercerita dan memaknai kata singgah itu sendiri. Beberapa diantaranya telah saya kenali dengan baik frasa mereka ketika bercerita. Selebihnya? Beberapa tulisan membuat saya terhenyak dengan <em>twist</em> yang ditawarkan.</p>
<p>Ketika membuka barisan daftar isi, mata saya langsung tertuju pada cerita <span style="color: #993300;">Para Hantu dan Jejak-Jejak di Pasir</span>. Adalah Adellia Rosa yang mengajak kita untuk mendengarkan cerita tentang Rosetta yang kehilangan orang tuanya di laut dan hamper pula kehilangan saudari kembarnya. Cara Adel bercerita menimbulkan sensasi tersendiri. Ketika saya merasa sudut padang skizofrenia dijabarkan di beberapa bagian.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;">Sebenarnya kehilangan apa yang paling perih dibandingkan dengan kehilangan kenangan?</span></p>
</blockquote>
<p>Kata kenangan menjadi tema besar sebagian cerita. Simak saja cerita <span style="color: #993300;">Menunggu Dini</span> dan <span style="color: #993300;">Memancing Bintang</span>. Diajaknya kita menyusuri bagian terdalam pikiran manusia, ketika pelan-pelan sebuah kenangan tidak akan pernah bisa lepas dari benak. Apakah itu tentang cinta pertama, ataukah ketika harus memilih antara mengejar mimpi dan meninggalkan orang yang sangat dicintai.</p>
<p><span id="more-1558"></span>Entah mengapa banyak segmen yang digambarkan dalam seluruh cerita bersetting di dermaga, laut, peron stasiun, ataukah ruang tunggu lainnya. Semua ini seakan menebalkan arti kata Singgah yang bisa dipahami oleh semua orang. Kemana semua cerita akan berlabuh. Setelah satu peristiwa besar, mampukah kita melangkah maju? Ataukah justru harus tertahan dengan kenyataan yang tidak bisa ditinggalkan?</p>
<div id="attachment_1559" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Singgah.jpg"><img class="size-full wp-image-1559" alt="Ketika saya memutuskan pergi, masihkah sama perasaanmu untukku?" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Singgah.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Ketika saya memutuskan pergi, masihkah sama perasaanmu untukku?</p></div>
<p><span style="color: #993300;">Langit di Atas Hujan</span> menjawab pertanyaan tersebut. Kinan (kenapa harus nama ini, hey <a href="http://koprolkata.wordpress.com">Harigelita</a>?) mengajak kita menikmati oase asmaranya. Ketika hubungannya dengan sang pacar sudah masuk fase stagnan, diceritakannya kita tentang asmara singkatnya ketika berada di Yogya. Apakah memang kemapanan adalah tujuan semua orang? Berapa persinggahan lagi yang harus dilalui untuk mencapai tempat tersebut?</p>
<p>Sepertinya Jia Effendi akan menjadi penulis favoritku berikutnya. Dia mampu memberikan cerita yang sedikit <em>witty</em>, yang membuat saya dua kali membaca cerita tersebut. Diberikannya <span style="color: #993300;">Jantung</span> untuk berkontemplasi dan cerita <span style="color: #993300;">Pertemuan di Dermaga</span> tentang pilihan. Bagaimana seandainya kau diberikan kesempatan untuk memperbaiki sesuatu yang telah hilang?</p>
<p>Menikmati buku Singgah membuat kita menemukan sebuah ritme lain dari setiap perjalanan hidup. Beberapa cerita tampaknya mudah tertebak, tapi saya kira tulisan ke 11 orang ini patut diacungi jempol. Ketika pemilihan kata dan<em> twist</em> yang disusun secara rapi mampu menggambarkan setiap persinggahan yang dimaksud, dan menyisakan satu pertanyaan. Dimanakah rumahmu untuk pulang?</p>
<p>(Singgah, Gramedia, 2012)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/book-review/singgah-ketika-pencarian-selalu-dimulai-dimana-saja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan dari Makassar Choir Festival.</title>
		<link>http://radioholicz.com/seputar-makassar/catatan-dari-makassar-choir-festival.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/seputar-makassar/catatan-dari-makassar-choir-festival.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2013 05:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musiclicious]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar Choir Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Paduan SUara]]></category>
		<category><![CDATA[PSM Unhas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1553</guid>
		<description><![CDATA[Saya selalu iri kepada mereka yang bisa membaca tangga nada dengan begitu mudahnya. Menyanyikan do re mi semudah membalikkan telapak tangan. Tidak usah bermimpi membaca not balok, membaca urutan partitur nada dalam angka pun saya sering belepotan. Apalagi ketika disuruh &#8230; <a href="http://radioholicz.com/seputar-makassar/catatan-dari-makassar-choir-festival.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Saya selalu iri kepada mereka yang bisa membaca tangga nada dengan begitu mudahnya. Menyanyikan <span style="color: #993300;"><em>do re mi</em></span> semudah membalikkan telapak tangan. Tidak usah bermimpi membaca not balok, membaca urutan partitur nada dalam angka pun saya sering belepotan. Apalagi ketika disuruh bersuara dengan nada yang konstan. Jatuh-jatuhnya malah fals. *uhuk*</p>
<p>Mungkin karena itu kita harus berterima kasih pada ruang-ruang karaoke yang telah menjadi saksi bisu. Ketika kamar mandi tidak lagi cukup luas untuk menyalurkan bakat yang tidak terselamatkan, maka ruang karaoke keluarga menjadi alat untuk latihan vokal yang ampuh.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;">Urusan cocok-cocokan nada, itu urusan belakangan. Yang penting nyanyi dulu!</span></p>
</blockquote>
<p>Berawal dari karir sebagai atlit karaoke inilah saya kemudian berkenalan dengan tangga nada dan ikut paduan suara. Sebuah jebakan betmen yang tidak bisa dihindari. Dari situlah kemudian saya mengetahui tipe nada suara saya adalah tenor mengarah ke bass. Cuma masalah pembacaan nada saja yang kacau <img src='http://radioholicz.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> , <span style="color: #993300;">tapi bukankah dalam hidup kita harus selalu mencoba pengalaman yang baru?</span></p>
<div id="attachment_1554" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/ChoirFest.jpg"><img class="size-full wp-image-1554 " alt="Sebenarnya tidak bisa mengambil gambar selama pertunjukan XD" src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/ChoirFest.jpg" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu peserta di Makassar Choir Festival 2013. Sebenarnya tidak bisa mengambil gambar selama pertunjukan XD</p></div>
<p>Berbekal pengalaman menakjubkan itulah yang terus membuat saya kecanduan untuk bernyanyi dalam paduan suara. Walaupun kami hanya tampil 2 kali setahun, itupun hanya dalam gelaran internal kantor, saya tetap bangga. Ada rasa yang tidak terbayarkan ketika seluruh peserta yang mendengarkan, larut dalam kegembiraan tatkala <em>medley</em> lagu daerah dibawakan. Semua akan bernyanyi, semua akan tertawa. Sementara kami? Menikmati berada dalam <em>spotlight</em>!</p>
<p>Bisa jadi itu pula perasaan 10 peserta <span style="color: #993300;">Makassar Choir Festival</span> yang dihelat di Balai Manunggal 2 pekan lalu. Kenapa saya bisa nyasar di acara ini? Berbekal<em> broadcast message</em> dari seorang teman di hari sabtu, jadilah saya yang jomblo lokal kemudian berniat untuk nonton. Acara yang mestinya dimulai pukul 3 sore mesti agak ngaret sedikit karena, yah persoalan teknis –atau menunggu pejabat yang akan membuka acara—yang cukup mengganggu. Setelah sambutan ini itu dan seremonial pembukaan, acara resmi dimulai pukul 5 sore.</p>
<p><span id="more-1553"></span>Gambaran saya tentang skena-skena serial Glee akhirnya menjadi nyata. Ketika peserta pertama muncul dan membawakan lagu <span style="color: #993300;">“Apanya Dong”</span> dan <span style="color: #993300;">“Ratu Sejagad”</span>. Saya terhenyak. <em>What the Earth is happening?</em> Tidak ada lagi konsep konvensional bahwa paduan suara harus berdiri kaku membentuk barisan. Peserta pertama hadir dengan koreografi yang rapi dan menyenangkan untuk dilihat! Riuh rendah peserta terus terdengar setelah mereka selesai tampil. Mereka harus sial mendapat giliran pertama. Groginya masih terasa di beberapa bagian. Seringkali suara sang vokalis utama harus tenggelam karena suara <em>keyboard</em> yang terlalu besar. Tapi selebihnya? Keren!</p>
<p>Penampil yang hadir semuanya berjumlah 10 grup, sayangnya saya hanya bisa menyaksikan 5 penampil saja sebelum jeda maghrib. Peserta kedua hadir dengan format paduan suara formal dan menyanyikan acapella dua buah lagu berbahasa Inggris. Yang sayangnya saya tidak dapat menangkap apa yang mereka ucapkan. Padahal dari segi visual,<em> outfit</em> mereka keren! Sebagian anggota paduan suara mengenakan jas tutup yang dimodifikasi. Cantik-cantik dan cakeup!</p>
<p>Inilah yang membuat paduan suara menjadi tontonan yang wajib. Ketika memasuki pelataran <span style="color: #993300;">Balai Manunggal</span>, saya melihat beberapa kelompok yang sedang berlatih. <em>Outfit</em> mereka keren-keren. Tidak lagi dengan seragam hitam standar, ada juga yang menggunakan pakaian khas Bali. Sayang saya tidak melihat penampilan mereka.</p>
<p>Yang paling mencengangkan adalah kelompok paduan suara dari salah satu gereja di Makassar. Karena acara ini terbuka untuk umum, maka segala kategori kemudian dipertandingkan. Rasanya penampilan mereka adalah yang terbaik di jeda pertama kompetisi menyanyi ini. Dibuka dengan suara alat musik tradisional serupa Tifa, pelan-pelan barisan suara tenor, bass, alto menyatu dan membuat harmoni yang indah. Pantas saja rasanya ketika penonton memberikan <em>standing applause</em> selepas penampilan mereka.</p>
<p>Dari catatan ketua panitia ketika memberikan sambutan, <span style="color: #993300;">Makassar Choir Festival</span> ini diharapkan bisa menjadi pemersatu dan menjadi salah satu kegiatan positif untuk para pemuda dan remaja. Walaupun banyak hal yang mesti dipersiapkan dan butuh waktu setahun untuk pelaksanaannya, rasanya kita harus member acungan jempol untuk panitia. Karena kompetisi <em>choir</em> seperti ini sudah terlalu sering dilakukan di luar daerah, ataupun di luar negeri. Padahal apabila dikemas dalam konsep yang lebih matang, rasanya festival ini bisa menjadi tontonan yang wajib disaksikan.</p>
<p>Sampai jumpa di <span style="color: #993300;">Makassar Choir Festival</span> tahun depan, dan mari bernyanyi apapun jenis suaramu!</p>
<p><span style="color: #993300;"><em>nb : ini adalah salah satu video paduan suara favorit saya, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin ketika berlaga di salah satu festival di luar negeri. Bertanding di kategori Folklore, Barasanji dan Ati Raja sungguh membuat merinding</em></span></p>
<p><center><object width="500" height="375" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/FjNvVpcc98A?hl=en_GB&amp;version=3" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="500" height="375" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/FjNvVpcc98A?hl=en_GB&amp;version=3" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></center></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/seputar-makassar/catatan-dari-makassar-choir-festival.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 April 2013</title>
		<link>http://radioholicz.com/ordinary-day/4-april-2013.html</link>
		<comments>http://radioholicz.com/ordinary-day/4-april-2013.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2013 06:21:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iQko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ordinary Day]]></category>
		<category><![CDATA[Daily Life]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://radioholicz.com/?p=1547</guid>
		<description><![CDATA[Tidak banyak yang bisa saya ceritakan, kecuali memang rutinitas yang perlahan membunuh dan mengubah pola sosialisasi yang terjadi. Hang out di mall? Bercengkrama di timeline? Rasanya menjadi sesuatu yang semakin susah =)), agak sedih juga sih, tapi the show must &#8230; <a href="http://radioholicz.com/ordinary-day/4-april-2013.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak banyak yang bisa saya ceritakan, kecuali memang rutinitas yang perlahan membunuh dan mengubah pola sosialisasi yang terjadi. <em>Hang out</em> di mall? Bercengkrama di<em> timeline</em>? Rasanya menjadi sesuatu yang semakin susah =)), agak sedih juga sih, tapi <em>the show must go on</em>. <span style="color: #993300;">Apa yang terjadi selama 3 bulan pertama di divisi baru?</span></p>
<p>Sudah bisa ditebak bahwa saya harus berlajar banyak. Belajar <span style="color: #993300;">manajemen waktu, manajemen bicara sama manajemen emosi</span>. Mungkin hal terakhir yang paling meningkat daya tahannya. Ketika tingkat stressnya sudah membuat asam lambung naik di tengah malam, rasanya emosi yang paling terkuras. Entah itu harus berbicara dengan semua WI, ataukah ketika harus menahan emosi melihat partner kerja yang <em>careless</em>.</p>
<blockquote><p><span style="color: #993300;"><em>Things happen for a reason</em></span>,</p></blockquote>
<p>Itu yang saya ucapkan kepada seorang teman di Path. Entah apa yang ada di pikirannya sehingga membutuhkan kongsi pendapat dari banyak pihak. Hal itu juga yang membuat saya bertahan selama 3 bulan sehingga tidak gila. Gila karena kerjaan atau gila karena terlalu emosional. Saya tahu ini merupakan salah satu tahap untuk mendewasakan diri. Membiasakan diri untuk mengasah pikiran dan mengoptimalkan potensi yang selama setahun terakhir sudah terkikis karena kebanyakan santainya.</p>
<div id="attachment_1548" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Foot..jpg"><img class="size-full wp-image-1548" alt="Sesi liburan di Lombok. " src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Foot..jpg" width="500" height="667" /></a><p class="wp-caption-text">Sesi liburan di Lombok.</p></div>
<p>Saya selalu bercanda kepada teman-teman yang bertanya, <em>“kamu kemana? Kok menghilang dari peredaran?”</em> <span id="more-1547"></span>bahwa memang ini saatnya untuk kerjaan yang posesif dan membalas dendam. Setelah tahun lalu semua perhatian lebih banyak terfokus kepada komunitas, maka tahun ini fokusnya saja yang lebih digeser. Sedih? <em>Hey, life must go on</em>. Mencari isu prioritas itu selalu menjadi lebih sulit. Keluar dari zona nyaman yang membuat kita merasa betah dengan teman ataupun dengan kegiatan keseharian.</p>
<p>Lembur, tepar, menjadi makanan sehari-hari. Berkenalan dengan orang baru, me<em>manage</em> jadwal, sampai hectic karena <em>too over drama</em> menjadi konsumsi wajib. Bahkan setelah penutupan diklat, kok saya justru merasa kesepian? Menjaga jadwal 10 kelas yang berjalan paralel dulu menjadi hal yang mustahil, tapi justru ketika hal itu selesai, saya seperti kehilangan ritme tersendiri?</p>
<p>Ada banyak rencana yang akan terjalani sampai setahun kedepan. Termasuk rencana untuk melanjutkan kuliah. Entahlah, rasanya mimpi terlalu besar untuk dijalani. Tapi bukankah itu yang namanya mimpi? Berkeinginan sebesar mungkin sambil berusaha yang terbaik, sampai semuanya menjadi terwujud. Kemarin, notifikasi email sudah masuk kembali, menyisakan satu tahap (yang katanya terakhir). Semoga semuanya berjalan lancar. Amin!</p>
<div id="attachment_1549" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Mamarsbday.jpg"><img class="size-full wp-image-1549" alt="Ulang tahun Dian, salah seorang sahabat." src="http://radioholicz.com/wp-content/uploads/2013/04/Mamarsbday.jpg" width="500" height="373" /></a><p class="wp-caption-text">Ulang tahun Dian, salah seorang sahabat.</p></div>
<p>Terkadang ada banyak hal yang harus harus berubah. Teman, pekerjaan, semuanya berjalan dengan linier lurus. Ketika ada beberapa dunia yang tidak bisa lagi berdampingan, jangan memaksanya. Karena nantinya kita yang akan lelah sendiri. Kalaupun frekuensi pertemuan menjadi semakin jarang, setidaknya jaga komunikasi agar tidak terputus. Ketika prioritas sudah mulai berubah, ingat target yang ingin dicapai. Semoga itu bisa membantumu menjadi kuat.</p>
<p>Tentang hati? Ah sudahlah. 8 bulan ini menjadi 8 bulan yang menyenangkan. Karena kamu. Terima kasih :*.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://radioholicz.com/ordinary-day/4-april-2013.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
