Memulai kembali.

Selalu ada pembenaran untuk semua hal, termasuk menelantarkan radioholicz sampai sebulan lebih. Padahal sepanjang bulan Oktober banyak sekali peristiwa yang terjadi. Oktober akan selalu menjadi bulan yang menakjubkan, ketika semua unicorn dilepas dan semuanya berlalu dengan sangat menyenangkan.

halo, november
halo, november

Kelak, ketika peta ingatan Oktober sudah bisa diakses kembali mudah-mudahan cerita itu akan bertebaran di blog ini.

”Jadi mengapa jarang menulis panjang lebar lagi?”

Seperti ucapan pembenaran dalam kalimat pertama bahwa selalu ada alasan untuk apapun. Kali ini kambing hitamnya jatuh pada jurnal doodle yang berisikan seluruh hal tentang keseharian disini. Semua hal-hal tidak penting semuanya terangkum dalam satu buku, mulai dari jadwal kuliah, jadwal bekerja, resep perkedel kentang, lirik lagu, dan beberapa foto yang sudah dicetak.

Saya merindukan sensasi menulis di kertas dengan tulisan warna-warni atau penuh kerandoman yang tidak penting. Teringat beberapa tahun lalu saya rutin membeli agenda hitam yang rutin diisi dengan jadwal kuliah, daftar utang di mace baruga, current crush, ataukah potongan gambar dari beberapa serial favorit.

Kalau bisa dikatakan sih itulah sebenarnya blog, pinterest, dan tumblr dalam dunia nyata.

Continue Reading

Pengalaman menjadi relawan Stockholm Film Festival.

Sore terasa begitu panjang ketika kami sibuk membenahi tenda panitia Summer i bio festivalen atau Festival Film Musim Panas di Stockholm. Beberapa orang tampak merapikan bungkusan merchandise bagi para pembeli kartu membership untuk festival film yang akan diselenggarakan pada bulan November yang akan datang. Saya dan Oskar sore itu membereskan permen, cemilan kecil dan mempersiapkan teh dan kopi yang akan dijajakan di kios panitia.

Jadi volunteer lagi!
Jadi volunteer lagi!

Ini adalah kali ketiga saya bergabung dengan festival film terbesar di Stockholm. Ketika melihat melihat pengumuman mereka mencari volunteer atau relawan melalui papan iklan Kulturhuseet, rasa penasaranku tergelitik. Bagaimana rasanya bergabung dengan tim yang benar-benar baru? Rasanya masih teringat dengan jelas ketika Jasmina, sang koordinator relawan mewawancarai semua calon volunteer untuk mengetahui keahlian, minat dan bakat untuk ditempatkan di divisi yang tepat. Gugup? Tentu saja! Belum genap 3 bulan di Stockholm saya sudah berani untuk menceburkan diri dalam satu lingkaran yang benar-benar baru. Toh dalam pikiran mungkin ini bisa membantu untuk berkenalan dengan orang-orang baru.

Selain berharap nantinya bisa nonton film gratis selama festival sih.

Untunglah gegap budaya tidak sampai terjadi ketika hari pertama bekerja. Ada begitu banyak keterbatasan yang membuatku tidak bisa dengan mudah masuk ke divisi utama. Kendala bahasa adalah yang utama, ketika seluruh koordinasi dilakukan dalam bahasa Swedia. Maka jadilah tahun lalu saya masuk dalam divisi Silver Screen Award yang bertugas untuk memberi informasi mengenai film khusus dari Amerika yang mendapatkan bersaing dalam kategori tersebut, memberikan daftar polling, sampai menunggu daftar polling tersebut dari pengunjung ketika film selesai.
Perasaan saya campur aduk. Antara ego dan gengsi.

Continue Reading

5 hal yang paling dirindukan dari suasana Ramadhan di Indonesia.

Foto pisang ijo sampai reuni angkatan hanyalah 2 hal yang paling saya rindukan kala berpuasa di Stockholm. Siapa yang bisa menolak irisan pisang yang berpadu dengan aroma pandan, saus santan dan sirup DHT yang fenomenal itu? Saya hanya bisa mengurut dada dari belahan dunia yang sangat jauh dari Makassar.

radioholicz-ramadhan--1

Melewati pertengahan Ramadhan banyak perasaan yang bercampur aduk dalam dada. Makna Ramadhan tahun ini adalah tentang sebuah perjuangan ketika diri sendiri yang benar-benar yang bisa diandalkan. Tidak ada nyanyian kelompok ibu-ibu pengajian selepas adzan maghrib di televisi, pun tidak ada semrawut kota ketika jam 5 sore tiba. Hal-hal kecil seperti itulah yang membuat saya sangat rindu dengan suasana bulan puasa di Indonesia.

Continue Reading

Rainy Days and Mondays.

Since last night I mostly think about time. I don’t know why this thing bothers me again, except maybe I have to admit that 9 months already passed. I wish the first day of June will be sunny and nice, but you can’t predict what kind of weather that Stockholm offered to you. Today’s menu is rain with a little bit windy. Don’t ask me why, but the rain never fails to impress me.

Rainymondays-1

Rainymondays-11

“It’s not only you who need water, the flower and the plants need it too.”

That’s what Arne said this morning when we have our breakfast. Seems it’s not fair when you’re only hoping a sunny weather without giving the plants the one that they need. Water.

Continue Reading