Berjalan sendiri.

Berjalan sendiri.

The more the merrier, atau istilah kerennya gak ada lo, gak rame! Apa benar setiap perjalanan harus disertai teman-teman? Ada kalanya kita harus memberikan ruang kepada diri sendiri untuk berbincang atau sekadar bertanya, hakikat apa yang kau cari dalam setiap perjalananmu?

radioholicz-berjalan-sendiri1

Lantas mengapa saya harus melakukan perjalanan sendiri lagi? Bukannya di Stockholm saya juga menjalani seluruh keseharian secara mandiri? Bertemu dengan ratusan orang asing setiap hari. Tentu saja hitungan hari yang saya lalui di Stockholm tidak harus masuk hitungan bertualang atau berjalan sendiri. Karena setelah 6 bulan, banyak tempat-tempat yang sudah terasa familiar. Selama bulan pertama dan kedua disini seluruh instingku bekerja untuk mengenali seluruh jalan, mengamati seluruh hal yang boleh dikatakan terbilang baru.

Seluruh keterbiasaan itu membuat Stockholm menjadi suatu tempat yang nyaman. Sebuah tempat yang saya sebut rumah.

Saya sendiri ingin menantang diri, mampukah saya menaklukkan Paris? Semacam ingin melawan seluruh perasaan insecure yang selalu membayangi dari dulu. Percaya kepada kemampuan sendiri. Bahkan setelah memesan tiket dan penginapan saya masih terbawa euforia luar biasa. Akhirnya perjalanan itu akan dimulai. Sebuah perjalanan tentang pencarian simpul-simpul ingatan.

Secangkir coklat panas di salah satu sudut kota Paris
Secangkir coklat panas di salah satu sudut kota Paris

Seseorang berkata dengan tegas keheranannya ketika saya mengatakan perjalanan ini untuk mencari sesuatu, untuk menemukan beberapa jawaban. Dia pun berseloroh, bahwa hal tersebut hanya ilusi semata. Bagaimana mungkin saya mencari sebuah jawaban ketika saya tidak mengetahui pertanyaannya? Dia berkeras bahwa mungkin saja seluruh jawaban tersebut ada didalam kepala atau ada di dalam hati. Sebuah tempat kecil yang berisikan seluruh kebenaran.

Tidak semua hal harus digambarkan dengan secara eksplisit. Bukankah Padi juga berkata bahwa bukankah kita harus menggerakkan langkah kaki, untuk melihat cinta yang bertumbuh, untuk melanjutkan mimpi yang terputus. Tenang saja, saya lantas tidak menjadi Sang Penghibur di setiap kota yang saya singgahi. Sejatinya saya telah mengetahui seluruh jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang masih mengganjal. Saya hanya ingin menikmati lagi seluruh penanda semesta, bahwa semua yang saya lakukan adalah benar adanya. Bahwa perhentian selama 2 tahun ini untuk melaju lebih kencang di kemudian hari. Ketika seluruh konsekuensi dan kompromi tidak lagi bisa dielakkan.

Ternyata setelah menjalani 10 hari seorang diri, saya menemukan banyak simpul-simpul menarik. Bertemu dengan orang-orang yang mengajarkan dan mengingatkan kembali beberapa hal mendasar untuk menjalani hidup. Saya akan bercerita tentang simpul-simpul ini di postingan berikutnya. Tapi mungkin benar adanya, lihat saja cerita Reese Witherspoon dalam film Wild, atau cerita Bodhi dalam buku Supernova : Akar. Pengalaman saya mungkin tidak akan seriuh dan seseru mereka, tapi tetap saja membuat saya tersenyum dan banyak berpikir di penghujung hari.

Sepertinya akhir postingan ini tidak berjalan seperti mestinya. Tapi mungkin kalian sudah mengerti poin yang ingin saya utarakan. Kalau memang punya kesempatan di keesokan hari, sempatkanlah untuk berjalan sendiri. Tidak perlu 2 minggu, atau pergi ke Paris. Cukuplah 3 hari, pergi ke tempat yang sama sekali baru. Kamu akan terkejut sendiri bagaimana insting, perasaan, pikiranmu bekerja, dan membantu untuk melewati hari. Tidak perlu takut rasa kehilangan ketika tidak berjalan bersama teman-teman, karena sejatinya semua hal toh akan kembali pada kesendirian.

radioholicz-berjalan-sendiri3

Tidak ada hal yang mustahil untuk dilakukan ketika kita berniat untuk melakukannya. Seluruh perjalanan saya tidak sia-sia. Akhir perjalanan ketika saya bertemu dengan teman-teman Anarchy terbayar tuntas dengan seluruh jawaban untuk simpul pertemuan yang dimulai dari Paris, Brussel, Cologne, dan Leiden.

Simpul pertama saya adalah mengenai cinta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.