Februari.

Lalu bertanyalah ia kepadaku, “kelak, ketika saya tidak mencintaimu lagi, akankah kau berjuang untukku?”

broken-
Image by http://weheartit.com/entry/43020201/via/angiebt

Sebuah frase pertanyaan dari kenyataan yang memabukkan. Dari semua permasalahan mendasar yang ada, kenapa semuanya kembali kepada masalah hubungan? Kalau ingin dikatakan gamang, sayapun merasakannya. Seperti ada sesuatu yang mengganjal. Berbicara hubungan yang baru seumur jagung. Terpisah jarak, terjeda rindu pula. Namun saya masih mau menjalaninya.

Selepas menjalani hari bersama geng arisan hore, saya perlahan melihat perkataan maksudnya. Atas dasar apa pernyataan tersebut bisa keluar? Ah, sebuah pertanyaan yang bisa mereka-reka jutaan kemungkinan. Lantas apa salahnya ketika ragu melanda di tengah jalan? Apa yang akan kau lakukan? Terus jalan atau justru menghentikannya?

Continue Reading